Dewan Hidrografi Nasional (DHI) bersama PT. Geotindo Mitra Kencana menyelenggarakan kegiatan seminar “The Contribution of Aids to Navigation and Tsunami Early Warning System to Maritime Safety in Indonesia“. Sasaran kegiatan seminar ini adalah adanya pemahaman lebih dalam dari instansi terkait dan masyarakat maritim tentang adanya potensi bencana tsunami dan penanganannya di Indonesia serta kaitannya tsunami early warning dengan sarana bantu navigasi pelayaran, serta upaya mitigasi bencana dengan menerapkan teknologi terkini yang telah tersedia secara massal.  Diselenggrakan pada Kamis, 29 Agustus 2019, pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB, bertempat di Holiday Inn Express Jakarta International Expo, Jl. Arena Pekan Raya Pintu 6 Kemayoran Jakarta Pusat, 10620. Workshop dibuka oleh Kolonel Laut (P) Amril, M.Si yang mewakili Laksma Laut (P) Dr. Ir. Harjo Susmoro selaku Kepala Pushidros TNI-AL sekaligus sebagai Ketua Umum DHI. Jalannya paparan materi oleh para pakar dan sesi tanya jawab dimoderatori oleh Dr. Widodo S. Pranowo (Sekretaris Umum DHI) dengan notulen oleh Umar Darlan, S.Pi. Adapun Koordinator pelaksana adalah Kolonel Laut (P) Soehendro, M.Si (Han) dari Pushidros TNI-AL, dan Ketua harian pelaksana workshop adalah Kolonel Laut (KH) Kamija, S.Si, M.Si (Pushidros TNI-AL). Kolonel Laut (P) Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc (Pushidros TNI-AL) memaparkan “Hidrografi its More Than Just Nautical Chart”. Dr. Daryono, S.Si, M.Si (Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG) memaparkan “Tsunami Early Warning System & Its Mitigation”. Dr. Gegar Sapta Prasetya (Ikatan Ahli Tsunami Indonesia) memaparkan “Potensi Tsunami di Wilayah Kepulauan Indonesia: Tantangan Mitigasi & Teknologi Peringatan Dini”. Ir. Budi Hadi Prayitno (DHI) memaparkan “Aids to Navigation“. Mrs. Pilar Haro (MSM, Spanyol) memaparkan “Aids to Navigation and TEWS Instruments”.