Tag: marine debris

Kompas Cetak: Sampah di Pesisir Jakarta Terpuruk di Teluk

| Kompas Cetak, Jumat, 13 Desember 2019 | Halaman 1 | Halaman 18 (Metropolitan) | Reporter: JOG/GIO |

| Kompas Cetak, Jumat, 13 Desember 2019 | Halaman 1 | Terkait Berita Di Halaman 18 |
| Kompas Cetak, Jumat, 13 Desember 2019 | Metropolitan (Halaman 18) | Reporter: JOG/GIO |

KOMPAS: Laut Jawa Kian Tercemar, Sampah Plastik Rentan Termakan Ikan

KOMPAS, Jumat, 9 Juni 2017, Halaman 14.

IPTEK LINGKUNGAN & KESEHATAN

KOMPAS, JUMAT, 9 JUNI 2017

JAKARTA, KOMPAS — Pencemaran sampah plastik di Laut Jawa amat  mengkhawatirkan. Selain sampah plastik berukuran makro,  ditemukan plastik ukuran mikro  yang bisa termakan dan terakumulasi dalam  tubuh ikan. Untuk itu, pencemaran sampah plastik di perairan harus segera  diatasi.

Riset terbaru yang  dilakukan Noir Primadona Putra dari Departemen Kelautan Universitas Padjadjaran, Bandung, menemukan tingginya volume  sampah di sekitar Pulau  Biawak,  Indramayu, Jawa Barat.  Volume  sampah yang  dikumpulkan mencapai 68 kilogram,  dari   garis   pantai sepanjang 655 meter atau  1 kg per 9,6 meter panjang pantai. ”Dari sampah ini, sebagian besar  berupa busa  styrofoam dan berikutnya  plastik,” ucap   Noir, Kamis  (8/6), di Jakarta. Volume sampah mikro plastik mencapai 0,08 per 1 kg. Penelitian di 46 lokasi  lain  di Laut  Jawa, di sekitar Kepulauan Seribu dan perairan Banten, juga ditemukan  tingkat pencemaran plastik tinggi. ”Hal paling  berbahaya sebenarnya cemaran plastik mikro.  Sebab,  itu  bisa  di makan ikan,  lalu terakumulasi ke jaringan tubuhnya,” ujarnya.

Temuan itu  menguatkan riset yang  dilakukan Jenna Jambeck, peneliti dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, yang  dirilis di jurnal Science, tahun 2015, bahwa Indonesia termasuk  negara kedua  terbesar penyumbang sampah ke lautan setelah China.  To- tal   limbah  yang  telah dibuang Indonesia ke laut  3,2 juta  ton.

Noir menjelaskan, untuk sampah plastik ukuran makro (di atas 2,5 cm), banyak yang berasal dari Semarang  dan   Kalimantan, selain  dari  Batam,  bahkan Singapura dan India. Analisis asal-usul itu berdasarkan asal merek lokal yang tertera pada  botol  kemasan plastik. ”Untuk merek yang  ditemui  secara nasional, sulit   dikenali asal-usulnya,” ucapnya.

Kepala Laboratorium Data Laut dan Pesisir Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan  Perikanan Widodo Pranowo menambahkan, berdasarkan pola arus  laut,  sumber pencemaran sampah plastik makro umumnya dari lokasi  daratan di dekatnya. ”Secara  kasatmata, kita bisa melihat tingginya pencemaran plastik di Laut Jawa. Jika dari Jakarta mau ke Pulau Seribu, kapal berhenti sampai tiga kali karena tersangkut sampah plastik. Kondisi ini  amat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Read More KOMPAS: Laut Jawa Kian Tercemar, Sampah Plastik Rentan Termakan Ikan